Pages

Rabu, 10 Juni 2015

Akuntansi Manajemen bab 1

RUANG LINGKUP AKUNTANSI MANAJEMEN

1.1.       ORGANISASI DAN AKUNTANSI

Organisasi adalah sekelompok orang yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama. Organisasi dengan tujuan apapun selalu menggunakan sumberdaya (resources), seperti barang, uang, peralatan dan teknologi, dan keahlian manusia.
Agar dapat bekerja secara efisien dan efektif, organisasi membutuhkan informasi tentang : sumberdaya yang dimilikinya, dan hasil yang telah dicapai dengan penggunaan sumberdaya tersebut. Kebutuhan informasi dapat dipenuhi antara lain oleh sistem informasi akuntansi. Salah satu subsistem informasi akuntansi adalah akuntansi managemen yang dapat menyediakan jasa informasi akuntansi yang berguna untuk pengambilan keputusan para manager.

1.2         STRUKTUR ORGANISASI
Struktur organisasi merupakan kerangka hubungan antarsatuan organisasi yang di dalamnya terdapat pejabat, tugas, dan wewenang yang masing-masing mempunyai peran tertentu dalam kesatuan yang utuh. 

1.2.2        JENJANG MANAGEMEN DAN JENIS WENANG
Struktur organisasi juga memperlihatkan jenjang atau aras (level) managemen dan jenis wenang. Ditinjau dari jenjangnya, direktur adalah managemen teras (top management), kepala bagian adalah managemen menengah (middle management), dan kepala seksi adalah managemen bawah (lower management).
Wenang managemen dibedakan menjadi wenang garis dan wenang staf. Wenang garis merupakan wenang untuk melaksanakan secara langsung tujuan dasar organisasi. Staf fungsinya hanya bersifat mendukung, yakni menyediakan jasa dan bantuan kepada bagian-bagian lain.
 
1.3      FUNGSI-FUNGSI MANAGEMEN
Pengelola organisasi adalah para manager, direktur, dewan, direksi, ketua, pimpinan, komandan, dan lain sebagainya. Para pengelola organisasi dipandang sebagai satu kelompok utuh disebut managemen. Manager melakukan fungsi-fungsi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengarahan (directing), dan pengendalian (controlling).

1.4      INFORMASI AKUNTANSI
Secara konseptual data, data tidak sama dengan informasi meskipun dua istilah itu sering dianggap sama. Data adalah suatu fakta tercatat, sedangkan informasi adalah data yang telah diproses dengan cara tertentu sehingga berguna untuk pengambilan keputusan.

1.4.1        TIGA TIPE FUNGSI AKUNTANSI
Akuntansi keuangan dan akuntansi managemen, kedua-duanya melibatkan tiga tipe fungsi berikut :
1.      Pencatatan (record keeping) yang berkaitan dengan proses memilih, mengukur, dan mengumpulkan data transaksi-transaksi keuangan organisasi – baik mencari laba maupun tidak.
2.      Evaluasi prestasi (performance evaluation) yang mengarahkan perhatian pihak-pihak yang berkepentingan terhadap gambaran organisasi, berdasarkan laporan-laporan yang mengklafisifikasi hasil usaha perusahaan baik secara keseluruhan maupun hanya satu segmen (bagian) dari organisasi pada periode tertentu.
3.      Pengambilan keputusan (decision making) oleh berbagai pihak yang harus memilih antara tindakan-tindakan alternatif yang berhubungan dengan masa depan organisasi. 

1.4.2 KESAMAAN ANTARA AKUNTANSI MANAGEMEN DAN AKUNTANSI KEUANGAN
Akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen sama dalam dua hal. Pertama, kedua-duanya dibangun atas kaidah pertanggungjawaban (stewardship). Akuntansi keuangan berkepentingan terutama dengan operasi perusahaan secara keseluruhan, sedangkan akuntansi manajemen berkepentingan dengan satuan-satuan pertanggungjawaban untuk mnyediakan pelaporan pertanggungjawaban yang lebih rinci.
Kedua, akuntansi keuangan dan manajemen dibangun di dalam satu sistem akuntansi umum, tidak dalam dua sistem yang terpisah. 

1.4.3        AKUNTANSI MANAJEMEN VERSUS AKUNTANSI KEUANGAN
Perbedaan antara akuntansi manajemen dan akuntansi keuangan dapat dijelaskan secara singkat sebagai berikut :
1.      Fokus penyajian informasi akuntansi manajemen adalah manajemen sedangkan fokus penyajian informasi akuntansi keuangan adalah pihak luar.
2.      Informasi akuntansi manajemen ditujukan terutama kepada manajemen. Oleh karena itu, manajemen bebas menentukan seberapa banyak dan jenis informasi apa yang harus disajikan.
3.      Fokus waktu pada akuntansi manajemen adalah masa mendatang, sedangkan pada akuntansi keuangan adalah masa lalu.
4.      Akuntansi manajemen tidak harus taat kepada prinsip akuntansi yang pada umumnya diterima (di indonesia: Standar Akuntansi Keuangan (SAK) 1994) karena fokusnya adalah kegunaan informasi bagi manajemen.
5.      Penentuan kesatuan akuntansi pada akuntansi manajemen dapat didasarkan pada bagian, departemen, produk, liniproduk, divisi, dan lain sebagainya. Akuntansi keuangan, pengertian kesatuan akuntansi dihubungkan dengan pelaporan eksternal, sehingga perusahaan secara keseluruhan itulah yang dipandang sebagai kesatuan akuntansi.
6.      Frekuensi pelaporan pada akuntansi manajemen bergantung pada kebutuhan manajemen, berdasar mingguan, bulanan, semesteran, atau investasi waktu lain. Pada akuntansi keuangan, frekuensi pelaporan biasanya dilaporkan berdasarkan interval waktu satu tahun.
7.      Objektivitas dan keberdayaujian merupakan pertimbangan utama dalam akuntansi keuangan untuk meyakinkan bahwa informasi tidak bisa terhadap kepentingan manajemen sebagai pihak yang bertanggungjawab terhadap laporan keuangan.
8.      Akuntansi manajemen sering berintegrasi dengan disiplin ilmu lain, seperti ekonomi mikro dan makro, manajemen keuangan, matematika, statistika, psikologi dan lain sebagainya. Sebaliknya, akuntansi keuangan tidak terlalu banyak berintegrasi dengan berbagai disiplin di atas. 

1.4.4        KARAKTERISTIK INFORMASI YANG BERGUNA
Kualitas informasi sangat menentukan kualitas keputusan yang diambil oleh managemen. Agar keputusan managemen berkualitas, informasi akuntansi managemen harus memiliki karakteristik keberpautan (relevance), ketepatan (accuracy), ketepatwaktuan (timeliness), keterpahaman (understandability), dan efektivitas-biaya (cost-effectiveness).

1.5        AKUNTANSI KOS
Di samping mengklasifikasi akuntansi menjadi akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen, para akuntan mengidentifikasi juga kegiatan-kegiatan akuntansi biaya. Berbeda dengan akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen, akuntansi biaya tidak menunjuk pada proses pelaporan. Data akuntansi biaya digunakan baik untuk laporan intern maupun untuk laporan ekstern.
Cost accounting data base merupakan fondasi data biaya yang mendukung aktivitas-aktivitas, terutama untuk perusahaan manufaktur.

DAFTAR PUSTAKA
BUKU AKUNTANSI MANAGEMEN EDISI PERTAMA SLAMET SUGIRI MBA, Akt
BUKU AKUNTANSI MANAGEMEN EDISI REVISI SLAMET SUGIRI MBA, Akt




Akuntansi Manajemen Bab 2



KONSEP-KONSEP DAN TERMINOLOGI BIAYA

1.1    KONSEP BIAYA
COST adalah pengorbanan sumber daya ekonomis tertentu untuk memperoleh sumber daya ekonomi lainnya. Kas dan barang dagangan adalah sumber daya ekonomis. Di satu pihak, kas perusahaan berkurang dan di lain pihak, barang dagangan bertambah.
Expense adalah pengorbanan sumber daya ekonomis untuk memperoleh penghasilan (revenue). Expense dilaporkan di laporan rugi-laba sebagai pengurang penghasilan. Harga pokok untuk menyatakan cost, misalnya untuk harga pokok produk. Jika dalam buku ini disebut istilah harga pokok penjualan maka yang dimaksud adalah expense, yaitu harga pokok produk yang sudah dijual.

1.2         KLASIFIKASI BIAYA BERDASAR FUNGSI PERUSAHAAN
Pada perusahaan manufaktur, kegiatan dibagi ke dalam fungsi produksi dan fungsi non-produksi.
Fungsi produksi bertugas dan bertanggungjawab untuk memproduksi barang dengan kualitas tertentu.
Fungsi non-produksi yang juga disebut fungsi komersial terdiri atas fungsi administrasi dan fungsi penjualan. Fungsi administrasi melakukan kegiatan-kegiatan akuntansi, personalia, penggajian dan lain sebagainya. Fungsi penjualan bertugas melakukan kegiatan dalam rangka memasarkan hasil produksi.
Ditilik dari fungsi-fungsi yang ada pada perusahaan manufaktur, biaya dikelompokkan menjadi biaya produksi, biaya administrasi dan biaya penjualan atau biaya pemasaran.
Biaya produksi adalah biaya-biaya yang diperlukan untuk memperoleh bahan baku (mentah) dari pemasok dan mengubahnya menjadi produk selesai yang siap dijual. Elemen biaya produksi terdiri atas biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik.
Biaya penjualan adalah biaya yang dikeluarkan untuk memasarkan produk selesai, termasuk biaya iklan, biaya gaji para pramuniaga, biaya angkut barang-barang yang dijual, dan gaji manajer pemasaran.
Biaya administrasi adalah biaya yang diperlukan untuk administrasi secara umum, seperti gaji para eksekutif, biaya penyelenggaraan akuntansi, gaji pegawai bagian administrasi, dan biaya bahan habis pakai.

1.2.1   Elemen-elemen Biaya Produksi
Biaya produksi pada perusahaan manufaktur terdiri atas elemen-elemen biaya sebagai berikut :
Bahan baku bahan yang digunakan untuk membuat produk selesai.
Tenaga kerja langsung adalah tenaga yang langsung menangani proses produksi.
Overhead pabrik biaya-biaya selain bahan baku dan tenaga kerja langsung yang diperlukan untuk memproduksi barang.

1.3         KLASIFIKASI BIAYA BERDASAR PERIODA MEMPERTEMUKANNYA DENGAN PENDAPATAN
Konsep mempertemukan biaya dan pendapatan diterapkan secara wajar maka perlu pembagian biaya menjadi biaya produk (product cost) dan biaya perioda (period cost)
Biaya produk adalah biaya-biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh atau memperoduksi barang/produk.
Biaya perioda adalah biaya yang diidentifikasi dengan interval waktu tertentu karena tidak diperlukan untuk memperoleh barang/produk yang akan dijual.

1.4         KLASIFIKASI BIAYA BERDASAR DAPAT DITELUSURINYA KE OBJEK BIAYA
Objek biaya adalah objek yang menjadi sasaran biaya. Biaya dapat berupa produk, departemen, atau kegiatan. Untuk penilaian persediaan dalam perusahaan manufaktur, misalnya objek biayanya adalah produk selesai atau produk yang sedang diproses. Jika objek biayanya adalah departemen maka dikenal biaya langsung departemen dan biaya tak langsung departemen.
Biaya langsung (direct cost) adalah biaya yang dapat ditelusur atau diidentifikasi ke suatu objek biaya tertentu karena hanya dikeluarkan untuk manfaat objek biaya itu sendiri. Adapun biaya tak langsung (indirect cost) adalah biaya yang dikeluarkan untuk lebih dari satu objek biaya dan tak dapat ditelusur ke salah satu objek biaya tertentu.

1.5         KLASIFIKASI BIAYA BERDASAR HUBUNGANNYA DENGAN PERUBAHAN VOLUME KEGIATAN
Ditinjau dari hubungannya dengan perubahan volume kegiatan, biaya dapat dibagi menjadi biaya tetap dan biaya variabel. Biaya tetap (fixed cost) adalah biaya yang jumlah totalnya tetap, tidak berubah untuk suatu periode tertentu.
Biaya variabel (variable cost) adalah biaya yang jumlah totalnya bervariasi secara proporsional dengan variasi volume kegiatan, tetapi jumlah per unitnya tetap.

1.6         KLASIFIKASI BIAYA BERDASAR KEMAMPUAN MANAJER UNTUK MENGENDALIKANNYA
Biaya digolongkan menjadi biaya terkendali (controllable cost) dan biaya tak terkendali (uncontrollable cost).
Biaya terkendali adalah biaya yang secara signifikan dapat dipengaruhi dan dikendalikan oleh manajer tertentu pada perioda tertentu. Biaya tak terkendali adalah biaya yang secara signifikan tak dapat dipengaruhi dan dikendalikan oleh manajer tertentu pada perioda tertentu.

1.7         KLASIFIKASI BIAYA BERDASAR PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Klasifikasi lain yang penting adalah pembedaan kedalam biaya relevan (relevant cost) dan biaya tak relevan (irrelevant cost), biaya terhindarkan (avoidable cost) dan biaya tak terhindarkan (unavoidable cost).
Biaya relevan adalah biaya yang akan terjadi di masa mendatang dan berbeda di antara berbagai alternatif keputusan. Dua kriteria 1. Akan terjadi dan 2. Berbeda harus dipenuhi agar suatu biaya disebut biaya relevan. Oleh karena adanya dua kriteria itu maka biaya relevan harus dipertimbangkan di dalam membuat keputusan.
Biaya tak relevan adalah biaya yang tak memenuhi salah satu atau kedua-duanya kriteria biaya relevan. Oleh karena itu biaya tak relevan tidak perlu dipertimbangkan di dalam pengambilan keputusan. Nilai buku aktiva tetap yang sekarang digunakan merupakan contoh biaya tak relevan.
Biaya terhindarkan adalah biaya yang dapat dihindarkan jika satu alternatif keputusan diambil. Misalnya, perusahaan mempunyai tiga bagian penjualan lini produk A,B, dan C. Akan tetapi biaya penyusutan ruangan yang ditempati bagian itu tidak dapat dihindarkan. Biaya seperti ini disebut biaya tak terkendali. 

1.8         KLASIFIKASI BIAYA BERDASAR DAMPAK KEPUTUSAN TERHADAP KAS KELUAR
Klasifikasi biaya yang lebih spesifik lagi adalah sunk cost dan out-of-pocket cost. Sunk cost adalah biaya yang telah dikeluarkan dan yang tak dapat diubah oleh keputusan sekarang atau masa yang akan datang.
Biaya tunai (out-of pocket cost) adalah biaya yang membutuhkan pengeluaran kas di masa mendatang akibat keputusan sekarang atau keputusan yang akan datang.

1.9         KLASIFIKASI LAIN : OPPORTUNITY COST
OPPORTUNITY COST adalah manfaat potensial yang hilang atau dikorbankan karena dipilihnya satu alternatif keputusan tertentu. Manfaat potensial ini dapat berupa penghasilan (revenue) atau penghematan biaya (cost saving).

DAFTAR PUSTAKA
BUKU AKUNTANSI MANAGEMEN EDISI PERTAMA SLAMET SUGIRI MBA, Akt
BUKU AKUNTANSI MANAGEMEN EDISI REVISI SLAMET SUGIRI MBA, Akt



Sabtu, 05 Juli 2014

Ketika Sang Mata menjadi Mata Hati

Matahari tampak ramah menyinari kota ini. Kota dimana para penguasa berdiri. Megah bahkan terkesan arogan itulah kotaku. Berbanding terbalik dengan kehidupan ku. Bagi kami hidup itu keras tidak pernah memandang kata ramah. Semuanya berlomba mencari sesuap nasi. Bahkan, terkadang untuk sesuap nasi kami butuh tetesan darah.
Merah! inilah tanda yang kami tunggu. Dengan bekal gitar kecil butut, disinilah kami mencari sesuap nasi. Setiap nada kami alunkan, entah terdengar merdu ataupun tidak, yang penting kami mendapatkan recehan.
Mobil ini dengan warna merah nan elegan, ditunjang dengan pengemudinya yang cantik jelita bak jelmaan Bidadari. Mobil yang selalu menyapaku di tengah lampu merah.
" heh gembel! saya kan sudah bilang, jangan pernah ngamen di mobil ini ! dasar miskin. Sekolah sana yang rajin jangan cuma minta - minta gini dong ! "  Mata indahnya menyala - nyala seakan ingin menerkamku bulat – bulat.
Aku yang hanya gadis kecil kumel dengan bau khas anak jalanan tak tinggal diam dengan perkataan Bidadari Iblis itu.
" Oh ini mobil mbak ya. Bagus sih mobilnya. Tapi sayang, kelakuan mbak gak pantes sama mobil yang mbak bawa ini ! " jawabku yang penuh berapi-api dan menyindirnya.
Saat ia akan membuka mobil, untunglah lampu berubah menjadi hijau. Manusia setengah bidadari iblis itu pun pergi meninggalkanku yang segeri menepi.
" sudah lah Ana. orang - orang seperti itu memang pantas menghina kita. Kita mah orang kecil bisa apa ?? " sahabatku Siti mengingatkanku siapa kita sebenarnya.
" aku tau Siti. tapi tak seharusya dia setiap hari menghina kita bukan??"
" sudahlah Ana” kata Siti sambil menghitung uang hasil jerih payahnya.
" kalian berdua ayo lari " kata bang Agus mengingatkan kami yang sedang duduk bersantai menikmati panasnya udara kota ini.
Kami langsung berpikir, siapa lagi kalau bukan mereka yang selalu mengejar - ngejar kami. Kami pun berlari menjauh dari mereka. Anggap saja ini olahraga kami. Kapan lagi kami bisa berolahraga.
Mereka selalu ingin menangkap kami, dengan alasan menertibkan kami. Apa mereka tak pernah berpikir ? bagaimana nasib kami tanpa pekerjaan ini ? kami bukan anak di bawah umur yang dieksploitasi oleh kedua orang tua kami. Beginilah cara kami membanggakan mereka. Mungkin cara kami salah. Tapi, hanya cara seperti inilah yang kami perbuat. Dengan mencari uang yang masih halal menurut kami. Tanpa pekerjaan ini, kami tak akan bisa menghidupi keluarga kami bahkan diri kami sendiri.
~
Pagi masih menyapa dengan malu-malu. Aku melangkahkan kakiku menuju tempat dimana aku mengais rejeki. Tiba-tiba aku dikejutkan oleh sesosok orang yg tak asing bagiku, Siti
" hey An. ntar siang kita pulang cepat aja ya. Soalnya nanti sekolah jalanan di resmikan An "
" sekolah apaan ?? masih ada orang yg peduli dengan kita ? "tanyaku sedikit heran dengan Siti.
" An, kau tak mendengar berita. Ada dermawan yang mau buka sekolah jalanan di seberang jalan kampung kita An “
" siapa yang mau buka sekolah buat kita hah?? "
" aku sih nggak tau pasti An. yang jelas nanti ada gurunya di sekolah jalanan itu. Dan aku harus ikut "
" hmmm... " jawabku sambil berpikir.
Benar  kata Siti, siang ini sekolah jalanan dibuka. Banyak teman - temanku mendatangi sekolah jalanan ini. Aku melihat sesosok wanita yang umurnya aku taksir sekitar 20'an tahun dya sedang mengajari teman - temanku. Mungkin inilah sosok bidadari sesungguhnya itu.
Setelah beberapa hari aku mengikuti sekolah jalanan tersebut, banyak info yg aku dapatkan. Sekolah jalanan ini ternyata didirikan oleh wanita anak dari pengusaha. Sungguh baik wanita ini batinku. Di tengah - tengah kehidupan seperti ini, Dya masih memikirkan kami. Berbeda dengan bidadari iblis yang aku temui 10 hari yang lalu. Bidadari iblis, kemana dya pergi 10 hari ini ?? entah mengapa aku memikirkannya. Wanita yang selalu mengejekku ketika pagi tiba. Entah mengapa aku merindukannya.
" sit, kira-kira siapa sih yang membangun sekolah ini ?? apa kamu gak penasaran??"
" wanita sih An. hehe penasaran banget lah. ingin deh aku ngucapin terima kasih sma dya "
" ya taulah aku Sit kalau pendiri sekolah ini wanita. Aku juga sih ingin ucapin terima kasih. Kita tanya aja ke bu. Indri gimana?? "
" bener tuh An. Kita tanya infonya aja ke bu. Indri "
~
Rumah gedongan ini pemilik pendiri sekolah kami. Sekejap kami terkejut dengan rumah ini. Bak istana bidadari. Mewah dan megah.
" Sit, bener ini kan rumah Bu. Evi ?? "
" iya An. bener ini kok alamatnya "
Tiba - tiba kami dikejutkan dengan seorang satpam.
" cari siapa dek ?? "
" kami mencari Bu. Evi pak. Bu.Evinya ada pak ?? " tanyaku sopan.
" siapa pak?? apa ada orang mencari saya di luar ?? "
Tiba - tiba sesosok wanita keluar dari istana megahnya menghampiri kami. ada yang aneh Bidadari ini ternyata buta. Dan yang membuat Aku terkejut, Bidadari ini tak lain adalah Bidadari Iblis yang sering memakiku.
" kamuuuu!!! kamu kan Bidadari Iblis itu " jawabku terkejut sambil tetap bertanya Tanya.
" bukakan pintu buat mereka pak. aku ingin bicara dengan mereka "
Kami pun mengikuti Bidadari Iblis itu memasuki istananya.
" duduklah. namaku Evelina. Panggil saja Evi " katanya sambil berusaha menatapku.
Matanya yang penuh dengan aura kesombongan seakan sirna begitu saja. Apa benar dya adalah Bidadari Iblis itu ?? atau dia kembaran dari Bidadari Iblis itu.
" kamu Ana bukan?? orang yang selalu aku caci. AAku pemilik mobil merah yang setiap pagi memakimu. 5 hari yang lalu aku kecelakaan. dan menyebabkan aku buta. "
" kami ikut berduka atas musibah yang Anda alami "
" ya, aku tau musibah ini sangat membuatku menderita. Aku melihat semuanya gelap. Bahkan gemerlap dunia pun aku tak sanggup melihat lagi. namun, karena musibah ini mata hatiku terbuka. Selama ini aku salah memperlakukan kalian. Padahal, siapa aku?? aku hanyalah anak panti yang diambil oleh keluarga kaya ini. Tetapi mengapa aku malah bersikap sombong seperti ini?? " katanya dengan terisak.
Sungguh tersentuh aku melihatnya, Bidadari Iblis ini telah berubah menjadi Bidadari yang sesungguhnya. Sungguh aku lebih menyukainya ketika buta seperti ini.
" terus?? Mengapa kamu membangun sekolah jalanan untuk kami ? “
" aku peduli dengan kalian. Aku ingin diriku menjadi berarti buat semua orang. Hingga akhirnya aku membangun sekolah jalanan tersebut, dan menempatkan sahabatku Indri untuk mengajar disana. " katanya sambil menyunggingkan senyum sambil menyeka air matanya.
Wanita ini, telah benar – benar berubah. Aku pun menjadi ramah dengannya.
" terima kasih ya kak, kakak telah peduli dengan nasib kami. “
“ memang seharusnya aku begitu dari dulu “
Aku tertawa renyah mendengar jawaban sang Bidadari ini. bagaimana sifatnya bisa berubah menjadi seperti ini ?? apakah para penguasa harus menjadi buta terlebih dahulu agar mereka dapat melihat dengan mata hati ?? kasihan aku melihat wanita cantik ini. Seharusnya dia bisa melihat peradaban dunia yang semakin canggih ini. namun, justru dia menjadi buta seperti ini. Aku merasa aku orang yang beruntung didunia ini. Karena aku masih bisa melihat matahari tersenyum ketika sang fajar menyapa. Namun, aku sangat bangga dengan wanita ini. Bahkan aku lebih menyenanginya saat ia buta seperti ini. Jahat memang, tapi aku takut. ketika dia bisa melihat aku takut mata hatinya kembali buta. Buta kepada keadaan orang - orang tertindas. Tapi aku berharap bidadari cantik ini akan tetap menjadi bidadari sampai selamanya.

Jumat, 04 April 2014

Surat untuk mu penghuni di Kursi Berkelas


Engkau yang disana, bersandar akan kursi berlapis emas
Disini kami memandang mu
Memandang akan tingkah laku sok bijaksananya diri mu
Engkau yang berdasi
Tak pernahkah engkau berpikir sejenak akan kaum pemakan singkong
Pernahkah engkau berpikir menjadi salah satu di antara mereka ?
Menangis meratapi nasib akan kejamnya jaman
Namun, engkau masih gagahnya menantang dunia
Dengarkan kami wahai penghuni istana nan kejam
Kami butuh engkau! Dalam menjalani roda kehidupan ini
Bukan hanya melihat tingkah laku kalian yang bertopeng

Ini Apa Ya ?

Kamu, masih menjadi satu - satunya nama yang menyangkut dihatiku.
Tak akan pernah terhapus walau aku mencoba melupakan.
Ketika aku berkata tidak, bukan berarti aku tak mau.
Hanya bibirku yang berkata, bukan dengan hatiku.
Egoku terlalu tinggi ketika masa muda mendera.
Ketika masa itu terlampaui, aku menyadari semuanya.
Inikah cinta ? Mengapa aku menolaknya ketika cinta menyapaku ?
Menyesal, mungkin hanya kata itu yang selalu menderu dalam hatiku.