Mudik atau biasa yang dikenal dengan sebutan pulang kampung adalah kegiatan yang dilakukan oleh beberapa orang dengan melakukan perjalanan ke kampung halamannya (tempat ia dilahirkan) dengan menggunakan jasa transportasi seperti bus, kereta api, pesawat, kapal laut, mobil dan lain-lainnya.
Mudik biasanya dilakukan oleh orang-orang yang sedang merantau atau bertempat tinggal jauh dari kedua orang tuanya. Kalau tempat tinggal mereka berdekatan kenapa harus mudik ?
Beberapa orang beranggapan, mudik adalah suatu keharusan yang harus dilakukan pada saat menjelang hari raya idul fitri (Lebaran). Tidak peduli bagaimanapun caranya. Yang sampai-sampai harus membonceng anak istrinya dalam satu motor dengan berbagai peralatan mudiknya. Ketika mereka ditanya mereka akan menjawab, " Kapan lagi kita mudik ? setahun kan sekali ". Hal seperti inilah yang akhirnya membuat beberapa orang harus mengalami kecelakaan. Bukannya mereka tiba di kampung halaman dengan selamat, mereka malah harus menghabiskan beberapa harinya di rumah sakit. Hal inilah yang sangat disayangkan.
Lalu, Penting Nggak Sih Mudik dilakukan ?
Penting tidaknya mudik sebenarnya bergantung pada individu masing - masing, seperti contoh diatas, apa mereka masih beranggapan bahwa mudik itu penting dan harus menjadi suatu keharusan ? jika mereka harus mengalami kecelakaan bahkan kelelahan dalam perjalanan.
Tak dapat dipungkiri, mudik memang menjadi sesuatu yang sangat penting menurut beberapa orang. Namun, tetap keselamatan menjadi nomor satu. Jika mudik memang menjadi suatu keharusan ada baiknya orang-orang tersebut menggunakan jasa transportasi yang disediakan oleh pemerintah. karena perjalanan tidak menjadi melelahkan dan tidak ada resiko yang mengancam keselamatan.
namun, ada beberapa orang yang beranggapan bahwa mudik bukan hal terlalu penting. karena menurut mereka, mereka tidak perlu menunggu satu tahun sekali untuk melakukan mudik. mungkin ketika ada waktu luang mereka melakukan mudik (pulang kampung). dan dengan adanya teknologi yang semakin canggih beberapa orang lebih memilih menggunakan teknologi untuk bertatap muka.

