Pages

Rabu, 10 Juni 2015

Akuntansi Manajemen bab 1

RUANG LINGKUP AKUNTANSI MANAJEMEN

1.1.       ORGANISASI DAN AKUNTANSI

Organisasi adalah sekelompok orang yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama. Organisasi dengan tujuan apapun selalu menggunakan sumberdaya (resources), seperti barang, uang, peralatan dan teknologi, dan keahlian manusia.
Agar dapat bekerja secara efisien dan efektif, organisasi membutuhkan informasi tentang : sumberdaya yang dimilikinya, dan hasil yang telah dicapai dengan penggunaan sumberdaya tersebut. Kebutuhan informasi dapat dipenuhi antara lain oleh sistem informasi akuntansi. Salah satu subsistem informasi akuntansi adalah akuntansi managemen yang dapat menyediakan jasa informasi akuntansi yang berguna untuk pengambilan keputusan para manager.

1.2         STRUKTUR ORGANISASI
Struktur organisasi merupakan kerangka hubungan antarsatuan organisasi yang di dalamnya terdapat pejabat, tugas, dan wewenang yang masing-masing mempunyai peran tertentu dalam kesatuan yang utuh. 

1.2.2        JENJANG MANAGEMEN DAN JENIS WENANG
Struktur organisasi juga memperlihatkan jenjang atau aras (level) managemen dan jenis wenang. Ditinjau dari jenjangnya, direktur adalah managemen teras (top management), kepala bagian adalah managemen menengah (middle management), dan kepala seksi adalah managemen bawah (lower management).
Wenang managemen dibedakan menjadi wenang garis dan wenang staf. Wenang garis merupakan wenang untuk melaksanakan secara langsung tujuan dasar organisasi. Staf fungsinya hanya bersifat mendukung, yakni menyediakan jasa dan bantuan kepada bagian-bagian lain.
 
1.3      FUNGSI-FUNGSI MANAGEMEN
Pengelola organisasi adalah para manager, direktur, dewan, direksi, ketua, pimpinan, komandan, dan lain sebagainya. Para pengelola organisasi dipandang sebagai satu kelompok utuh disebut managemen. Manager melakukan fungsi-fungsi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengarahan (directing), dan pengendalian (controlling).

1.4      INFORMASI AKUNTANSI
Secara konseptual data, data tidak sama dengan informasi meskipun dua istilah itu sering dianggap sama. Data adalah suatu fakta tercatat, sedangkan informasi adalah data yang telah diproses dengan cara tertentu sehingga berguna untuk pengambilan keputusan.

1.4.1        TIGA TIPE FUNGSI AKUNTANSI
Akuntansi keuangan dan akuntansi managemen, kedua-duanya melibatkan tiga tipe fungsi berikut :
1.      Pencatatan (record keeping) yang berkaitan dengan proses memilih, mengukur, dan mengumpulkan data transaksi-transaksi keuangan organisasi – baik mencari laba maupun tidak.
2.      Evaluasi prestasi (performance evaluation) yang mengarahkan perhatian pihak-pihak yang berkepentingan terhadap gambaran organisasi, berdasarkan laporan-laporan yang mengklafisifikasi hasil usaha perusahaan baik secara keseluruhan maupun hanya satu segmen (bagian) dari organisasi pada periode tertentu.
3.      Pengambilan keputusan (decision making) oleh berbagai pihak yang harus memilih antara tindakan-tindakan alternatif yang berhubungan dengan masa depan organisasi. 

1.4.2 KESAMAAN ANTARA AKUNTANSI MANAGEMEN DAN AKUNTANSI KEUANGAN
Akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen sama dalam dua hal. Pertama, kedua-duanya dibangun atas kaidah pertanggungjawaban (stewardship). Akuntansi keuangan berkepentingan terutama dengan operasi perusahaan secara keseluruhan, sedangkan akuntansi manajemen berkepentingan dengan satuan-satuan pertanggungjawaban untuk mnyediakan pelaporan pertanggungjawaban yang lebih rinci.
Kedua, akuntansi keuangan dan manajemen dibangun di dalam satu sistem akuntansi umum, tidak dalam dua sistem yang terpisah. 

1.4.3        AKUNTANSI MANAJEMEN VERSUS AKUNTANSI KEUANGAN
Perbedaan antara akuntansi manajemen dan akuntansi keuangan dapat dijelaskan secara singkat sebagai berikut :
1.      Fokus penyajian informasi akuntansi manajemen adalah manajemen sedangkan fokus penyajian informasi akuntansi keuangan adalah pihak luar.
2.      Informasi akuntansi manajemen ditujukan terutama kepada manajemen. Oleh karena itu, manajemen bebas menentukan seberapa banyak dan jenis informasi apa yang harus disajikan.
3.      Fokus waktu pada akuntansi manajemen adalah masa mendatang, sedangkan pada akuntansi keuangan adalah masa lalu.
4.      Akuntansi manajemen tidak harus taat kepada prinsip akuntansi yang pada umumnya diterima (di indonesia: Standar Akuntansi Keuangan (SAK) 1994) karena fokusnya adalah kegunaan informasi bagi manajemen.
5.      Penentuan kesatuan akuntansi pada akuntansi manajemen dapat didasarkan pada bagian, departemen, produk, liniproduk, divisi, dan lain sebagainya. Akuntansi keuangan, pengertian kesatuan akuntansi dihubungkan dengan pelaporan eksternal, sehingga perusahaan secara keseluruhan itulah yang dipandang sebagai kesatuan akuntansi.
6.      Frekuensi pelaporan pada akuntansi manajemen bergantung pada kebutuhan manajemen, berdasar mingguan, bulanan, semesteran, atau investasi waktu lain. Pada akuntansi keuangan, frekuensi pelaporan biasanya dilaporkan berdasarkan interval waktu satu tahun.
7.      Objektivitas dan keberdayaujian merupakan pertimbangan utama dalam akuntansi keuangan untuk meyakinkan bahwa informasi tidak bisa terhadap kepentingan manajemen sebagai pihak yang bertanggungjawab terhadap laporan keuangan.
8.      Akuntansi manajemen sering berintegrasi dengan disiplin ilmu lain, seperti ekonomi mikro dan makro, manajemen keuangan, matematika, statistika, psikologi dan lain sebagainya. Sebaliknya, akuntansi keuangan tidak terlalu banyak berintegrasi dengan berbagai disiplin di atas. 

1.4.4        KARAKTERISTIK INFORMASI YANG BERGUNA
Kualitas informasi sangat menentukan kualitas keputusan yang diambil oleh managemen. Agar keputusan managemen berkualitas, informasi akuntansi managemen harus memiliki karakteristik keberpautan (relevance), ketepatan (accuracy), ketepatwaktuan (timeliness), keterpahaman (understandability), dan efektivitas-biaya (cost-effectiveness).

1.5        AKUNTANSI KOS
Di samping mengklasifikasi akuntansi menjadi akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen, para akuntan mengidentifikasi juga kegiatan-kegiatan akuntansi biaya. Berbeda dengan akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen, akuntansi biaya tidak menunjuk pada proses pelaporan. Data akuntansi biaya digunakan baik untuk laporan intern maupun untuk laporan ekstern.
Cost accounting data base merupakan fondasi data biaya yang mendukung aktivitas-aktivitas, terutama untuk perusahaan manufaktur.

DAFTAR PUSTAKA
BUKU AKUNTANSI MANAGEMEN EDISI PERTAMA SLAMET SUGIRI MBA, Akt
BUKU AKUNTANSI MANAGEMEN EDISI REVISI SLAMET SUGIRI MBA, Akt




0 komentar:

Posting Komentar