RUANG LINGKUP AKUNTANSI MANAJEMEN
1.1. ORGANISASI
DAN AKUNTANSI
Organisasi adalah sekelompok orang yang bekerjasama
untuk mencapai tujuan bersama. Organisasi dengan tujuan apapun selalu
menggunakan sumberdaya (resources),
seperti barang, uang, peralatan dan teknologi, dan keahlian manusia.
Agar dapat bekerja secara efisien dan efektif,
organisasi membutuhkan informasi tentang : sumberdaya yang dimilikinya, dan
hasil yang telah dicapai dengan penggunaan sumberdaya tersebut. Kebutuhan
informasi dapat dipenuhi antara lain oleh sistem informasi akuntansi. Salah
satu subsistem informasi akuntansi adalah akuntansi managemen yang dapat
menyediakan jasa informasi akuntansi yang berguna untuk pengambilan keputusan
para manager.
1.2
STRUKTUR ORGANISASI
Struktur organisasi merupakan kerangka hubungan
antarsatuan organisasi yang di dalamnya terdapat pejabat, tugas, dan wewenang
yang masing-masing mempunyai peran tertentu dalam kesatuan yang utuh.
1.2.2
JENJANG MANAGEMEN DAN JENIS WENANG
Struktur organisasi juga memperlihatkan
jenjang atau aras (level) managemen
dan jenis wenang. Ditinjau dari jenjangnya, direktur adalah managemen teras (top management), kepala bagian adalah
managemen menengah (middle management),
dan kepala seksi adalah managemen bawah (lower
management).
Wenang managemen dibedakan menjadi
wenang garis dan wenang staf. Wenang garis merupakan wenang untuk melaksanakan
secara langsung tujuan dasar organisasi. Staf fungsinya hanya bersifat
mendukung, yakni menyediakan jasa dan bantuan kepada bagian-bagian lain.
1.3 FUNGSI-FUNGSI
MANAGEMEN
Pengelola organisasi adalah para manager, direktur,
dewan, direksi, ketua, pimpinan, komandan, dan lain sebagainya. Para pengelola
organisasi dipandang sebagai satu kelompok utuh disebut managemen. Manager
melakukan fungsi-fungsi perencanaan (planning),
pengorganisasian (organizing),
pengarahan (directing), dan
pengendalian (controlling).
1.4 INFORMASI
AKUNTANSI
Secara
konseptual data, data tidak sama dengan informasi meskipun dua istilah itu
sering dianggap sama. Data adalah
suatu fakta tercatat, sedangkan informasi
adalah data yang telah diproses dengan cara tertentu sehingga berguna untuk
pengambilan keputusan.
1.4.1
TIGA TIPE FUNGSI AKUNTANSI
Akuntansi keuangan dan akuntansi managemen,
kedua-duanya melibatkan tiga tipe fungsi berikut :
1. Pencatatan
(record keeping) yang berkaitan
dengan proses memilih, mengukur, dan mengumpulkan data transaksi-transaksi
keuangan organisasi – baik mencari laba maupun tidak.
2. Evaluasi
prestasi (performance evaluation)
yang mengarahkan perhatian pihak-pihak yang berkepentingan terhadap gambaran
organisasi, berdasarkan laporan-laporan yang mengklafisifikasi hasil usaha
perusahaan baik secara keseluruhan maupun hanya satu segmen (bagian) dari
organisasi pada periode tertentu.
3. Pengambilan
keputusan (decision making) oleh
berbagai pihak yang harus memilih antara tindakan-tindakan alternatif yang
berhubungan dengan masa depan organisasi.
1.4.2 KESAMAAN
ANTARA AKUNTANSI MANAGEMEN DAN AKUNTANSI KEUANGAN
Akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen sama
dalam dua hal. Pertama, kedua-duanya
dibangun atas kaidah pertanggungjawaban (stewardship).
Akuntansi keuangan berkepentingan terutama dengan operasi perusahaan secara
keseluruhan, sedangkan akuntansi manajemen berkepentingan dengan satuan-satuan
pertanggungjawaban untuk mnyediakan pelaporan pertanggungjawaban yang lebih
rinci.
Kedua, akuntansi keuangan dan manajemen dibangun di
dalam satu sistem akuntansi umum, tidak dalam dua sistem yang terpisah.
1.4.3
AKUNTANSI MANAJEMEN VERSUS AKUNTANSI
KEUANGAN
Perbedaan antara akuntansi manajemen dan akuntansi
keuangan dapat dijelaskan secara singkat sebagai berikut :
1. Fokus penyajian informasi
akuntansi manajemen adalah manajemen sedangkan fokus penyajian informasi
akuntansi keuangan adalah pihak luar.
2. Informasi akuntansi manajemen ditujukan
terutama kepada manajemen. Oleh karena itu, manajemen bebas menentukan seberapa
banyak dan jenis informasi apa yang harus disajikan.
3. Fokus waktu pada akuntansi
manajemen adalah masa mendatang, sedangkan pada akuntansi keuangan adalah masa
lalu.
4. Akuntansi
manajemen tidak harus taat kepada
prinsip akuntansi yang pada umumnya diterima (di indonesia: Standar Akuntansi Keuangan (SAK) 1994)
karena fokusnya adalah kegunaan informasi bagi manajemen.
5. Penentuan
kesatuan akuntansi pada akuntansi manajemen dapat didasarkan pada bagian,
departemen, produk, liniproduk, divisi, dan lain sebagainya. Akuntansi
keuangan, pengertian kesatuan akuntansi dihubungkan dengan pelaporan eksternal,
sehingga perusahaan secara keseluruhan itulah yang dipandang sebagai kesatuan
akuntansi.
6. Frekuensi pelaporan pada
akuntansi manajemen bergantung pada kebutuhan manajemen, berdasar mingguan,
bulanan, semesteran, atau investasi waktu lain. Pada akuntansi keuangan,
frekuensi pelaporan biasanya dilaporkan berdasarkan interval waktu satu tahun.
7. Objektivitas dan keberdayaujian merupakan
pertimbangan utama dalam akuntansi keuangan untuk meyakinkan bahwa informasi
tidak bisa terhadap kepentingan manajemen sebagai pihak yang bertanggungjawab
terhadap laporan keuangan.
8. Akuntansi manajemen sering berintegrasi
dengan disiplin ilmu lain, seperti ekonomi mikro dan makro, manajemen keuangan,
matematika, statistika, psikologi dan lain sebagainya. Sebaliknya, akuntansi
keuangan tidak terlalu banyak berintegrasi dengan berbagai disiplin di atas.
1.4.4
KARAKTERISTIK INFORMASI YANG BERGUNA
Kualitas informasi sangat menentukan kualitas
keputusan yang diambil oleh managemen. Agar keputusan managemen berkualitas,
informasi akuntansi managemen harus memiliki karakteristik keberpautan (relevance), ketepatan (accuracy), ketepatwaktuan (timeliness), keterpahaman (understandability), dan
efektivitas-biaya (cost-effectiveness).
1.5
AKUNTANSI KOS
Di
samping mengklasifikasi akuntansi menjadi akuntansi keuangan dan akuntansi
manajemen, para akuntan mengidentifikasi juga kegiatan-kegiatan akuntansi
biaya. Berbeda dengan akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen, akuntansi
biaya tidak menunjuk pada proses pelaporan. Data akuntansi biaya digunakan baik
untuk laporan intern maupun untuk laporan ekstern.
Cost accounting data base merupakan
fondasi data biaya yang mendukung aktivitas-aktivitas, terutama untuk
perusahaan manufaktur.
DAFTAR PUSTAKA
BUKU
AKUNTANSI MANAGEMEN EDISI PERTAMA SLAMET SUGIRI MBA, Akt
BUKU
AKUNTANSI MANAGEMEN EDISI REVISI SLAMET SUGIRI MBA, Akt

0 komentar:
Posting Komentar