Pages

Senin, 23 Juli 2012

Manfaat Bulan Puasa


Assalammuallaikum wr.wb
Salam ramadhan bagi pembaca sekalian.
Kali ini di dalam artikel ini,, saya akan memuat tentang betapa bnyak manfaatnya bulan puasa itu. Bukan manfaat bagi kesehatan aja. Tetapi manfaat bagi keprribadian kita. Mungkin anda semua bertanya-tanya, bagaimana mungkin puasa yang menahan lapar dan haus ini dapat memberi manfaat bagi sikap kita atau kepribadian kita. Ya,, penjelasannya akan saya beberkan semuanya pada artikel “ manfaat puasa bagi sifat kita “
1.      Dengan puasa kita dapat mengerti akan susahnya kehidupan orang lain. Yang dulunya kita selalu bertindak semena-mena terhadap orang yang di bawah kita, di bulan puasa ini kita akan merasakannya. Betapa berat menjadi seseorang yang hanya makan 1 kali saja. Kita akan menjadi pribadi yang lebih menghargai orang lain, dan kita akan memiliki rasa kasih sayang pada mereka. Karena kita telah mengingat-ingat betapa beratnya menahan lapar itu. Untung saja, disaat kita berbuka, kita masih bisa meminum segelas air putih. Apa mereka yang lebih di bwah kita akan bisa merasakan seteguk air putih??
2.      Puasa, memang membuat kita sangat sabar. Memang yang namanya marah tidak membatalkan puasa kita. Tetapi apakah anda tau kalau marah mengurangi pahala kita ?? rugi donk! Hanya karena marah-marah, pahala kita bisa berkurang. Sehingga, orang yang biasanya sangat senang marah-marah, maka dia akan ingat kalau hari ini ia sedang puasa. Sehingga ia tak kan mudah marah.
3.      Meningkatkan iman dan taqwa kita terhadap tuhan yang maha esa. Yupz, betul banget. semua orang menginginkan pahala. Karena mereka antusias mencari pahala tersebut, mereka akan berlomba-lomba untuk lebih taat kepada yang di atas. Sehingga, orang yang dulunya malas-malasan beribadah, maka ia akan ingat kalau hari ini merupakan hari yang paling tepat untuk mengganti kesalahannya di masa lalu.
4.      Meningkatkan silaturahmi, itu yang saya rasakan, saya merupakan orang yang jarang bergaul dengan tetangga, tetapi karena tiap malam saya sholat taraweh bersama tetangga-tetangga saya, maka mau tidak mau kami mulai akrab. Dan tali silaturahmi yang dulu mulai agak kendur, kini dapat tersambung kembali.
Nah,, artikel di atas merupakan potret kejadian dari yang saya alami. Semoga saja, kalian para pembaca akan mengalami hal yang saya alami tersebut. dan semoga sikap itu tak hanya pada saat bulan ramadhan ini. Tetapi, untuk seterusnya ke depan.
Waasaalammuallaikum wr.wb

0 komentar:

Posting Komentar