Assalammuallaikum wr.wb
Salam ramadhan bagi
pembaca sekalian.
Kali ini di dalam
artikel ini,, saya akan memuat tentang betapa bnyak manfaatnya bulan puasa itu.
Bukan manfaat bagi kesehatan aja. Tetapi manfaat bagi keprribadian kita. Mungkin
anda semua bertanya-tanya, bagaimana mungkin puasa yang menahan lapar dan haus
ini dapat memberi manfaat bagi sikap kita atau kepribadian kita. Ya,,
penjelasannya akan saya beberkan semuanya pada artikel “ manfaat puasa bagi
sifat kita “
1. Dengan
puasa kita dapat mengerti akan susahnya kehidupan orang lain. Yang dulunya kita
selalu bertindak semena-mena terhadap orang yang di bawah kita, di bulan puasa
ini kita akan merasakannya. Betapa berat menjadi seseorang yang hanya makan 1
kali saja. Kita akan menjadi pribadi yang lebih menghargai orang lain, dan kita
akan memiliki rasa kasih sayang pada mereka. Karena kita telah mengingat-ingat
betapa beratnya menahan lapar itu. Untung saja, disaat kita berbuka, kita masih
bisa meminum segelas air putih. Apa mereka yang lebih di bwah kita akan bisa
merasakan seteguk air putih??
2. Puasa,
memang membuat kita sangat sabar. Memang yang namanya marah tidak membatalkan
puasa kita. Tetapi apakah anda tau kalau marah mengurangi pahala kita ?? rugi
donk! Hanya karena marah-marah, pahala kita bisa berkurang. Sehingga, orang
yang biasanya sangat senang marah-marah, maka dia akan ingat kalau hari ini ia
sedang puasa. Sehingga ia tak kan mudah marah.
3. Meningkatkan
iman dan taqwa kita terhadap tuhan yang maha esa. Yupz, betul banget. semua
orang menginginkan pahala. Karena mereka antusias mencari pahala tersebut,
mereka akan berlomba-lomba untuk lebih taat kepada yang di atas. Sehingga,
orang yang dulunya malas-malasan beribadah, maka ia akan ingat kalau hari ini
merupakan hari yang paling tepat untuk mengganti kesalahannya di masa lalu.
4. Meningkatkan
silaturahmi, itu yang saya rasakan, saya merupakan orang yang jarang bergaul
dengan tetangga, tetapi karena tiap malam saya sholat taraweh bersama
tetangga-tetangga saya, maka mau tidak mau kami mulai akrab. Dan tali
silaturahmi yang dulu mulai agak kendur, kini dapat tersambung kembali.
Nah,, artikel di atas
merupakan potret kejadian dari yang saya alami. Semoga saja, kalian para
pembaca akan mengalami hal yang saya alami tersebut. dan semoga sikap itu tak
hanya pada saat bulan ramadhan ini. Tetapi, untuk seterusnya ke depan.
Waasaalammuallaikum
wr.wb

0 komentar:
Posting Komentar