Pages
Blog ini sifatnya pribadi :) Banyak diisi berbagai hal - hal yang bersifat pribadi, mulai dari curahan hati, puisi, artikel, tugas-tugas bahkan cerpen karangan aku sendiri. Yang copas, bakalan aku lampirin juga linknya. Semoga pengunjung suka ya :)
Jumat, 21 Agustus 2015
Seberapa Pentingkah E-Commerce dalam Perdagangan Era Modern
Jumat, 31 Juli 2015
Penting Nggak Sih Mudik ?
Mudik atau biasa yang dikenal dengan sebutan pulang kampung adalah kegiatan yang dilakukan oleh beberapa orang dengan melakukan perjalanan ke kampung halamannya (tempat ia dilahirkan) dengan menggunakan jasa transportasi seperti bus, kereta api, pesawat, kapal laut, mobil dan lain-lainnya.
Mudik biasanya dilakukan oleh orang-orang yang sedang merantau atau bertempat tinggal jauh dari kedua orang tuanya. Kalau tempat tinggal mereka berdekatan kenapa harus mudik ?
Beberapa orang beranggapan, mudik adalah suatu keharusan yang harus dilakukan pada saat menjelang hari raya idul fitri (Lebaran). Tidak peduli bagaimanapun caranya. Yang sampai-sampai harus membonceng anak istrinya dalam satu motor dengan berbagai peralatan mudiknya. Ketika mereka ditanya mereka akan menjawab, " Kapan lagi kita mudik ? setahun kan sekali ". Hal seperti inilah yang akhirnya membuat beberapa orang harus mengalami kecelakaan. Bukannya mereka tiba di kampung halaman dengan selamat, mereka malah harus menghabiskan beberapa harinya di rumah sakit. Hal inilah yang sangat disayangkan.
Lalu, Penting Nggak Sih Mudik dilakukan ?
Penting tidaknya mudik sebenarnya bergantung pada individu masing - masing, seperti contoh diatas, apa mereka masih beranggapan bahwa mudik itu penting dan harus menjadi suatu keharusan ? jika mereka harus mengalami kecelakaan bahkan kelelahan dalam perjalanan.
Tak dapat dipungkiri, mudik memang menjadi sesuatu yang sangat penting menurut beberapa orang. Namun, tetap keselamatan menjadi nomor satu. Jika mudik memang menjadi suatu keharusan ada baiknya orang-orang tersebut menggunakan jasa transportasi yang disediakan oleh pemerintah. karena perjalanan tidak menjadi melelahkan dan tidak ada resiko yang mengancam keselamatan.
namun, ada beberapa orang yang beranggapan bahwa mudik bukan hal terlalu penting. karena menurut mereka, mereka tidak perlu menunggu satu tahun sekali untuk melakukan mudik. mungkin ketika ada waktu luang mereka melakukan mudik (pulang kampung). dan dengan adanya teknologi yang semakin canggih beberapa orang lebih memilih menggunakan teknologi untuk bertatap muka.
Rabu, 10 Juni 2015
Akuntansi Manajemen bab 1
RUANG LINGKUP AKUNTANSI MANAJEMEN
1.1. ORGANISASI
DAN AKUNTANSI
Organisasi adalah sekelompok orang yang bekerjasama
untuk mencapai tujuan bersama. Organisasi dengan tujuan apapun selalu
menggunakan sumberdaya (resources),
seperti barang, uang, peralatan dan teknologi, dan keahlian manusia.
Agar dapat bekerja secara efisien dan efektif,
organisasi membutuhkan informasi tentang : sumberdaya yang dimilikinya, dan
hasil yang telah dicapai dengan penggunaan sumberdaya tersebut. Kebutuhan
informasi dapat dipenuhi antara lain oleh sistem informasi akuntansi. Salah
satu subsistem informasi akuntansi adalah akuntansi managemen yang dapat
menyediakan jasa informasi akuntansi yang berguna untuk pengambilan keputusan
para manager.
1.2
STRUKTUR ORGANISASI
Struktur organisasi merupakan kerangka hubungan
antarsatuan organisasi yang di dalamnya terdapat pejabat, tugas, dan wewenang
yang masing-masing mempunyai peran tertentu dalam kesatuan yang utuh.
1.2.2
JENJANG MANAGEMEN DAN JENIS WENANG
Struktur organisasi juga memperlihatkan
jenjang atau aras (level) managemen
dan jenis wenang. Ditinjau dari jenjangnya, direktur adalah managemen teras (top management), kepala bagian adalah
managemen menengah (middle management),
dan kepala seksi adalah managemen bawah (lower
management).
Wenang managemen dibedakan menjadi
wenang garis dan wenang staf. Wenang garis merupakan wenang untuk melaksanakan
secara langsung tujuan dasar organisasi. Staf fungsinya hanya bersifat
mendukung, yakni menyediakan jasa dan bantuan kepada bagian-bagian lain.
1.3 FUNGSI-FUNGSI
MANAGEMEN
Pengelola organisasi adalah para manager, direktur,
dewan, direksi, ketua, pimpinan, komandan, dan lain sebagainya. Para pengelola
organisasi dipandang sebagai satu kelompok utuh disebut managemen. Manager
melakukan fungsi-fungsi perencanaan (planning),
pengorganisasian (organizing),
pengarahan (directing), dan
pengendalian (controlling).
1.4 INFORMASI
AKUNTANSI
Secara
konseptual data, data tidak sama dengan informasi meskipun dua istilah itu
sering dianggap sama. Data adalah
suatu fakta tercatat, sedangkan informasi
adalah data yang telah diproses dengan cara tertentu sehingga berguna untuk
pengambilan keputusan.
1.4.1
TIGA TIPE FUNGSI AKUNTANSI
Akuntansi keuangan dan akuntansi managemen,
kedua-duanya melibatkan tiga tipe fungsi berikut :
1. Pencatatan
(record keeping) yang berkaitan
dengan proses memilih, mengukur, dan mengumpulkan data transaksi-transaksi
keuangan organisasi – baik mencari laba maupun tidak.
2. Evaluasi
prestasi (performance evaluation)
yang mengarahkan perhatian pihak-pihak yang berkepentingan terhadap gambaran
organisasi, berdasarkan laporan-laporan yang mengklafisifikasi hasil usaha
perusahaan baik secara keseluruhan maupun hanya satu segmen (bagian) dari
organisasi pada periode tertentu.
3. Pengambilan
keputusan (decision making) oleh
berbagai pihak yang harus memilih antara tindakan-tindakan alternatif yang
berhubungan dengan masa depan organisasi.
1.4.2 KESAMAAN
ANTARA AKUNTANSI MANAGEMEN DAN AKUNTANSI KEUANGAN
Akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen sama
dalam dua hal. Pertama, kedua-duanya
dibangun atas kaidah pertanggungjawaban (stewardship).
Akuntansi keuangan berkepentingan terutama dengan operasi perusahaan secara
keseluruhan, sedangkan akuntansi manajemen berkepentingan dengan satuan-satuan
pertanggungjawaban untuk mnyediakan pelaporan pertanggungjawaban yang lebih
rinci.
Kedua, akuntansi keuangan dan manajemen dibangun di
dalam satu sistem akuntansi umum, tidak dalam dua sistem yang terpisah.
1.4.3
AKUNTANSI MANAJEMEN VERSUS AKUNTANSI
KEUANGAN
Perbedaan antara akuntansi manajemen dan akuntansi
keuangan dapat dijelaskan secara singkat sebagai berikut :
1. Fokus penyajian informasi
akuntansi manajemen adalah manajemen sedangkan fokus penyajian informasi
akuntansi keuangan adalah pihak luar.
2. Informasi akuntansi manajemen ditujukan
terutama kepada manajemen. Oleh karena itu, manajemen bebas menentukan seberapa
banyak dan jenis informasi apa yang harus disajikan.
3. Fokus waktu pada akuntansi
manajemen adalah masa mendatang, sedangkan pada akuntansi keuangan adalah masa
lalu.
4. Akuntansi
manajemen tidak harus taat kepada
prinsip akuntansi yang pada umumnya diterima (di indonesia: Standar Akuntansi Keuangan (SAK) 1994)
karena fokusnya adalah kegunaan informasi bagi manajemen.
5. Penentuan
kesatuan akuntansi pada akuntansi manajemen dapat didasarkan pada bagian,
departemen, produk, liniproduk, divisi, dan lain sebagainya. Akuntansi
keuangan, pengertian kesatuan akuntansi dihubungkan dengan pelaporan eksternal,
sehingga perusahaan secara keseluruhan itulah yang dipandang sebagai kesatuan
akuntansi.
6. Frekuensi pelaporan pada
akuntansi manajemen bergantung pada kebutuhan manajemen, berdasar mingguan,
bulanan, semesteran, atau investasi waktu lain. Pada akuntansi keuangan,
frekuensi pelaporan biasanya dilaporkan berdasarkan interval waktu satu tahun.
7. Objektivitas dan keberdayaujian merupakan
pertimbangan utama dalam akuntansi keuangan untuk meyakinkan bahwa informasi
tidak bisa terhadap kepentingan manajemen sebagai pihak yang bertanggungjawab
terhadap laporan keuangan.
8. Akuntansi manajemen sering berintegrasi
dengan disiplin ilmu lain, seperti ekonomi mikro dan makro, manajemen keuangan,
matematika, statistika, psikologi dan lain sebagainya. Sebaliknya, akuntansi
keuangan tidak terlalu banyak berintegrasi dengan berbagai disiplin di atas.
1.4.4
KARAKTERISTIK INFORMASI YANG BERGUNA
Kualitas informasi sangat menentukan kualitas
keputusan yang diambil oleh managemen. Agar keputusan managemen berkualitas,
informasi akuntansi managemen harus memiliki karakteristik keberpautan (relevance), ketepatan (accuracy), ketepatwaktuan (timeliness), keterpahaman (understandability), dan
efektivitas-biaya (cost-effectiveness).
1.5
AKUNTANSI KOS
Di
samping mengklasifikasi akuntansi menjadi akuntansi keuangan dan akuntansi
manajemen, para akuntan mengidentifikasi juga kegiatan-kegiatan akuntansi
biaya. Berbeda dengan akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen, akuntansi
biaya tidak menunjuk pada proses pelaporan. Data akuntansi biaya digunakan baik
untuk laporan intern maupun untuk laporan ekstern.
Cost accounting data base merupakan
fondasi data biaya yang mendukung aktivitas-aktivitas, terutama untuk
perusahaan manufaktur.
DAFTAR PUSTAKA
BUKU
AKUNTANSI MANAGEMEN EDISI PERTAMA SLAMET SUGIRI MBA, Akt
BUKU
AKUNTANSI MANAGEMEN EDISI REVISI SLAMET SUGIRI MBA, Akt
Akuntansi Manajemen Bab 2
KONSEP-KONSEP DAN TERMINOLOGI BIAYA
1.1 KONSEP
BIAYA
COST adalah
pengorbanan sumber daya ekonomis tertentu untuk memperoleh sumber daya ekonomi
lainnya. Kas dan barang dagangan adalah sumber daya ekonomis. Di satu pihak,
kas perusahaan berkurang dan di lain pihak, barang dagangan bertambah.
Expense adalah pengorbanan
sumber daya ekonomis untuk memperoleh penghasilan (revenue). Expense dilaporkan
di laporan rugi-laba sebagai pengurang penghasilan. Harga pokok untuk menyatakan cost,
misalnya untuk harga pokok produk. Jika dalam buku ini disebut istilah harga pokok penjualan maka yang
dimaksud adalah expense, yaitu harga
pokok produk yang sudah dijual.
1.2
KLASIFIKASI BIAYA BERDASAR FUNGSI
PERUSAHAAN
Pada
perusahaan manufaktur, kegiatan dibagi ke dalam fungsi produksi dan fungsi
non-produksi.
Fungsi produksi bertugas
dan bertanggungjawab untuk memproduksi barang dengan kualitas tertentu.
Fungsi non-produksi yang
juga disebut fungsi komersial terdiri atas fungsi administrasi dan fungsi
penjualan. Fungsi administrasi melakukan
kegiatan-kegiatan akuntansi, personalia, penggajian dan lain sebagainya. Fungsi penjualan bertugas melakukan
kegiatan dalam rangka memasarkan hasil produksi.
Ditilik
dari fungsi-fungsi yang ada pada perusahaan manufaktur, biaya dikelompokkan
menjadi biaya produksi, biaya administrasi dan biaya penjualan atau biaya
pemasaran.
Biaya produksi adalah
biaya-biaya yang diperlukan untuk memperoleh bahan baku (mentah) dari pemasok
dan mengubahnya menjadi produk selesai yang siap dijual. Elemen biaya produksi
terdiri atas biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead
pabrik.
Biaya penjualan adalah
biaya yang dikeluarkan untuk memasarkan produk selesai, termasuk biaya iklan,
biaya gaji para pramuniaga, biaya angkut barang-barang yang dijual, dan gaji
manajer pemasaran.
Biaya administrasi adalah
biaya yang diperlukan untuk administrasi secara umum, seperti gaji para
eksekutif, biaya penyelenggaraan akuntansi, gaji pegawai bagian administrasi,
dan biaya bahan habis pakai.
1.2.1 Elemen-elemen
Biaya Produksi
Biaya produksi pada perusahaan manufaktur terdiri
atas elemen-elemen biaya sebagai berikut :
Bahan
baku bahan
yang digunakan untuk membuat produk selesai.
Tenaga
kerja langsung adalah tenaga yang langsung menangani proses
produksi.
Overhead
pabrik biaya-biaya
selain bahan baku dan tenaga kerja langsung yang diperlukan untuk memproduksi
barang.
1.3
KLASIFIKASI BIAYA BERDASAR PERIODA
MEMPERTEMUKANNYA DENGAN PENDAPATAN
Konsep
mempertemukan biaya dan pendapatan diterapkan secara wajar maka perlu pembagian
biaya menjadi biaya produk (product cost)
dan biaya perioda (period cost)
Biaya produk adalah
biaya-biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh atau memperoduksi barang/produk.
Biaya perioda adalah
biaya yang diidentifikasi dengan interval waktu tertentu karena tidak
diperlukan untuk memperoleh barang/produk yang akan dijual.
1.4
KLASIFIKASI BIAYA BERDASAR DAPAT
DITELUSURINYA KE OBJEK BIAYA
Objek biaya adalah
objek yang menjadi sasaran biaya. Biaya dapat berupa produk, departemen, atau
kegiatan. Untuk penilaian persediaan dalam perusahaan manufaktur, misalnya objek
biayanya adalah produk selesai atau produk yang sedang diproses. Jika objek
biayanya adalah departemen maka dikenal biaya langsung departemen dan biaya tak
langsung departemen.
Biaya langsung (direct cost) adalah biaya yang dapat
ditelusur atau diidentifikasi ke suatu objek biaya tertentu karena hanya
dikeluarkan untuk manfaat objek biaya itu sendiri. Adapun biaya tak langsung (indirect
cost) adalah biaya yang dikeluarkan untuk lebih dari satu objek biaya dan
tak dapat ditelusur ke salah satu objek biaya tertentu.
1.5
KLASIFIKASI BIAYA BERDASAR HUBUNGANNYA
DENGAN PERUBAHAN VOLUME KEGIATAN
Ditinjau
dari hubungannya dengan perubahan volume kegiatan, biaya dapat dibagi menjadi
biaya tetap dan biaya variabel. Biaya
tetap (fixed cost) adalah biaya
yang jumlah totalnya tetap, tidak berubah untuk suatu periode tertentu.
Biaya variabel (variable cost) adalah biaya yang jumlah
totalnya bervariasi secara proporsional dengan variasi volume kegiatan, tetapi
jumlah per unitnya tetap.
1.6
KLASIFIKASI BIAYA BERDASAR KEMAMPUAN
MANAJER UNTUK MENGENDALIKANNYA
Biaya
digolongkan menjadi biaya terkendali (controllable
cost) dan biaya tak terkendali (uncontrollable
cost).
Biaya terkendali adalah
biaya yang secara signifikan dapat dipengaruhi dan dikendalikan oleh manajer
tertentu pada perioda tertentu. Biaya
tak terkendali adalah biaya yang secara signifikan tak dapat dipengaruhi
dan dikendalikan oleh manajer tertentu pada perioda tertentu.
1.7
KLASIFIKASI BIAYA BERDASAR PENGAMBILAN
KEPUTUSAN
Klasifikasi
lain yang penting adalah pembedaan kedalam biaya relevan (relevant cost) dan biaya tak relevan (irrelevant cost), biaya terhindarkan (avoidable cost) dan biaya tak terhindarkan (unavoidable cost).
Biaya relevan adalah
biaya yang akan terjadi di masa mendatang dan berbeda di antara berbagai
alternatif keputusan. Dua kriteria 1. Akan terjadi dan 2. Berbeda harus
dipenuhi agar suatu biaya disebut biaya relevan. Oleh karena adanya dua
kriteria itu maka biaya relevan harus dipertimbangkan di dalam membuat
keputusan.
Biaya tak relevan adalah
biaya yang tak memenuhi salah satu atau kedua-duanya kriteria biaya relevan.
Oleh karena itu biaya tak relevan tidak perlu dipertimbangkan di dalam
pengambilan keputusan. Nilai buku aktiva tetap yang sekarang digunakan
merupakan contoh biaya tak relevan.
Biaya terhindarkan adalah
biaya yang dapat dihindarkan jika satu alternatif keputusan diambil. Misalnya,
perusahaan mempunyai tiga bagian penjualan lini produk A,B, dan C. Akan tetapi
biaya penyusutan ruangan yang ditempati bagian itu tidak dapat dihindarkan.
Biaya seperti ini disebut biaya tak
terkendali.
1.8
KLASIFIKASI BIAYA BERDASAR DAMPAK
KEPUTUSAN TERHADAP KAS KELUAR
Klasifikasi
biaya yang lebih spesifik lagi adalah sunk
cost dan out-of-pocket cost. Sunk cost adalah biaya yang telah
dikeluarkan dan yang tak dapat diubah oleh keputusan sekarang atau masa yang
akan datang.
Biaya tunai (out-of pocket cost) adalah biaya yang
membutuhkan pengeluaran kas di masa mendatang akibat keputusan sekarang atau
keputusan yang akan datang.
1.9
KLASIFIKASI LAIN : OPPORTUNITY COST
OPPORTUNITY COST adalah
manfaat potensial yang hilang atau dikorbankan karena dipilihnya satu
alternatif keputusan tertentu. Manfaat potensial ini dapat berupa penghasilan (revenue) atau penghematan biaya (cost saving).
DAFTAR PUSTAKA
BUKU
AKUNTANSI MANAGEMEN EDISI PERTAMA SLAMET SUGIRI MBA, Akt
BUKU
AKUNTANSI MANAGEMEN EDISI REVISI SLAMET SUGIRI MBA, Akt
Daftar Download
Chendy Febrya. Diberdayakan oleh Blogger.
About Me
- Pena Amatir
- Hay, saya chendi yang cuma lagi belajar nulis. Numpahin segala curah unek unek disini. Saya pecinta warna pink, penikmat manis, pesuka gerimis. Dan pembenci berisik
Pengikut
You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "
Cari Blog Ini
Popular Posts
-
Dalam Era Modern ini kita sering mendengar istilah E-Commerce bukan ? Lalu apa sih yang dimaksud dengan E-Commerce ? dan seberapa pent...
-
Ketika mata terpejam muncullah sepi Begitupulah ketika sang pagi telah berbisik Lalu ? Siapakah sepi ? Sepi mungkin goresan dari hati yan...
-
KONSEP-KONSEP DAN TERMINOLOGI BIAYA 1.1 KONSEP BIAYA COST adalah pengorbanan sumber daya ekonomis tertentu untuk memperoleh s...
-
Lama ya saya nggak mengposkan Sesuatu ya di blog ini :D. Sesuatu banget deh rasanya bisa memposting kembali.... hahahahha :D Sesuatu memang...
-
Engkau yang disana, bersandar akan kursi berlapis emas Disini kami memandang mu Memandang akan tingkah laku sok bijaksananya diri mu...
-
denting itu aku mendengarnya kembali. Denting nada yang mengalun indah dengan sang pagi. Aku mengikuti arah denting nada itu. Lagi...
-
Mudik atau biasa yang dikenal dengan sebutan pulang kampung adalah kegiatan yang dilakukan oleh beberapa orang dengan melakukan perjalanan...
-
Pertanyaan apa lagi yang ingin kau tanyakan. Sedang aku menunggu tanya darimu karena aku tak mampu untuk bertanya. Sedih rasanya percakapan ...
-
Hujan deras mengguyur kota saat ini. Tak hanya itu,, suara Guntur pun bersahut-sahutan. Suara Guntur seakan ingin membelah bumi ini. Halil...
-
RUANG LINGKUP AKUNTANSI MANAJEMEN 1.1. ORGANISASI DAN AKUNTANSI Organisasi adalah sekelompok orang yang bekerjasama untuk me...
Blogger templates
Blogroll
Pages - Menu
Copyright (c) 2010 Candy's Blog and Powered by Blogger.
